Disbudporapar Apresiasi Persebaya Youthcon 2026, Jadi Ruang Anak Muda Berkembang

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Herry Purwadi mengapresiasi penyelenggaraan Persebaya Youthcon 2026. Menurutnya, event ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi mereka. Festival yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-99 Persebaya itu digelar pada 16-19 Juli 2026 di kawasan Kompleks Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Persebaya Youthcon merupakan festival kreatif yang memadukan olahraga, musik, industri kreatif, dan youth movement dalam satu rangkaian kegiatan. Melalui acara ini, Persebaya ingin memperluas kontribusinya, tidak hanya di dunia sepak bola, tetapi juga dalam mendukung pengembangan talenta anak muda. "Di event ini, anak-anak punya kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka," kata Herry.

Terlebih, Herry berharap kegiatan seperti Persebaya Youthcon perlu terus diselenggarakan karena menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkembang. "Karena anak-anak muda harus terus diberi ruang untuk berkembang. Salah satu wadah untuk menunjukkan prestasi dan mengembangkan potensi ya dari sini (Persebaya Youthcon 2026)," ujarnya.

Disbudporapar Apresiasi Penyelenggaraan Persebaya Youthcon 2026Azrul Ananda memberi semangat kepada partisipan Persebaya7 yang masuk dalam rangkaian kegiatan Persebaya Youthcon 2026

Mengusung konsep festival experience, Persebaya Youthcon tidak sekadar menghadirkan kompetisi. Program ini dirancang sebagai ruang eksplorasi yang memungkinkan anak muda mengekspresikan diri, menunjukkan kemampuan, sekaligus membangun jejaring dalam atmosfer yang positif. Semangat tersebut dirangkum melalui tagline "From and For The Youth!", yang menegaskan bahwa festival ini lahir dari semangat anak muda dan ditujukan bagi mereka.

“Ini kali pertama Persebaya menyelenggarakan Persebaya Youthcon. Karena Persebaya harus terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Anak-anak juga perlu dibiasakan sejak dini untuk berolahraga, khususnya bermain sepak bola, sekaligus mengenal dan mencintai Persebaya,”  ungkap Azrul Ananda, CEO Persebaya.

Persebaya Youthcon 2026 juga menjadi bagian dari kampanye #PersebayauntukSemua yang makin masif dilaksanakan Persebaya lewat berbagai kegiatan. Kampanye ini merupakan upaya Persebaya untuk menegaskan identitasnya sebagai klub yang inklusif, terbuka, dan menjadi rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terlepas dari latar belakang sosial, gender, agama, hingga usia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang tua yang telah mengizinkan anak-anaknya mengikuti berbagai aktivitas di Persebaya Youthcon. Sekali lagi, terima kasih atas dukungan semua pihak. Insya Allah, tahun depan Persebaya Youthcon akan kami hadirkan dengan lebih baik dan lebih besar lagi,”  ucap Azrul Ananda.

Beragam kompetisi akan meramaikan Persebaya Youthcon 2026. Ada dua segmen utama, yakni sport events dan creative events. Di sektor olahraga, ada Antangin Junior U8 Skills Challenge, Persebaya7 Competition U10, Persebaya7 Competition U12, dan Persebaya7 Competition U14. Selain itu, ada juga kompetisi E-Sports, yakni Persebaya Mobile Legend Competition.

Selanjutnya di segmen creative events, peserta bakal beradu bakat melalui Persebaya Band Competition dan Persebaya Flag Force Competition Event Persebaya Youthcon 2026 terbuka untuk ditonton umum dan tidak dipungut biaya.

Disbudporapar Apresiasi Penyelenggaraan Persebaya Youthcon 20262

Sementara itu, setelah menghelat Media Day untuk mengumumkan skuad sementara dan menghadirkan Persebaya Youthcon 2026, Persebaya akan menutup rangkaian perayaan ulang tahun dengan menghadirkan laga 99th Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, pada 19 Juli 2026 mendatang.

Pertandingan sebagai pamungkas rangkaian ulang tahun Persebaya itu juga akan menjadi momen yang sangat emosional. Sebab, keluarga besar Bajol Ijo baru saja kehilangan Andie "Peci" Kristianto, sebagai salah satu tokoh penting Bonek. Kepergian Cak Andie meninggalkan duka mendalam bagi Persebaya dan Bonek. Cak Andie dikenang sebagai sosok yang sangat setia mengawal perjalanan Green Force dalam berbagai situasi.

Selain mengenakan pita hitam dan menggelar satu menit mengheningkan cipta sebelum pertandingan, Persebaya juga menyiapkan sejumlah bentuk penghormatan khusus berupa pemutaran film pendek yang mengisahkan perjalanan dan perjuangan Andie Peci, serta menghadirkan wall of condolences yang dapat menjadi ruang bagi Bonek, Bonita, dan seluruh elemen keluarga besar Persebaya untuk menyampaikan pesan, doa, serta ungkapan belasungkawa.

Sebuah kursi di area VIP Stadion Gelora Bung Tomo juga akan dikhususkan dengan pemasangan foto Andie Peci sebagai simbol bahwa sosoknya akan selalu memiliki tempat istimewa dalam perjalanan Persebaya. (*)