Sepak bola 7 menjadi salah satu kompetisi yang dipertandingkan dalam Persebaya Youthcon. Melalui ajang bertajuk Persebaya7 ini, peserta dapat merasakan format permainan sepak bola yang lebih ringkas dengan tujuh pemain dalam satu tim.
Kompetisi tersebut dihadirkan sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan bermain sepak bola sekaligus merasakan pengalaman berkompetisi dalam sistem baru yang kini semakin populer di berbagai negara.
Apa itu sepak bola 7?
Semua orang pasti sudah akrab dengan yang namanya sepak bola, tapi belum banyak orang familiar dengan sepak bola 7. Sepak bola 7 atau yang dikenal dengan 7 side football adalah variasi dari sepak bola konvensional yang dimainkan oleh 7 orang setiap tim, termasuk dengan penjaga gawang.
Kilas Balik Sepak Bola 7
Sepak bola ini bermula setelah Uruguay menjuarai Piala Dunia pertama. Dari situ, terjadilah ‘demam’ sepak bola yang melanda anak-anak. Namun, karena keterbatasan lahan dan lapangan sepak bola besar, organisasi kepemudaan setempat (Christian Association of Young People / ACJ) memodifikasi aturannya agar dapat dimainkan di lapangan basket atau area yang lebih kecil. Dari adaptasi tersebut, versi sepak bola dengan jumlah pemain yang lebih sedikit mulai meluas. Sepak bola 7 mulai bergerak sebagai tren positif yang menyebar ke berbagai belahan dunia sebagai olahraga rekreasi.
Menariknya, jika di tingkat amatir sepak bola 7 berkembang secara organik, di tingkat internasional justru kali pertama diakui dan distandarisasi lewat kompetisi olahraga disabilitas. Khususnya bagi atlet dengan cerebral palsy (gangguan kemampuan motorik) atau cedera otak traumatik. Sepak bola 7 resmi debut pada 1978 dalam ajang International Cerebral Palsy Games ke-3 di Edinburgh, Skotlandia. Di sinilah, aturan baku ukuran lapangan yang diperkecil dan ditiadakannya offside mulai diterapkan secara internasional.
Sepak bola 7 mulai mencapai pengakuan tertingginya saat resmi masuk sebagai cabang olahraga di Paralimpiade New York 1984. Kemudian terus dipertandingkan sampai di edisi Rio 2016.
Bagaimana Peraturan Sepak Bola 7?
Sejatinya, peraturan sepak bola 7 tak jauh berbeda dengan sepak bola pada umumnya. Tetapi, ada beberapa detail penyederhanaan yang patut diperhatikan.
1. Ukuran lapangan
Untuk ukuran lapangan sepak bola 7 jauh lebih kecil dari lapangan sepak bola pada umumnya. Biasanya memiliki panjang antara 50-65 meter dan lebar 30-45 meter. Lapangan ini menggunakan rumput alami atau rumput sintetis.
2. Durasi permainan
Durasi permainan sepak bola 7 berlangsung selama 40 menit (2 babak masing-masing 20 menit) dengan waktu istirahat 5 sampai dengan 10 menit.
3. Ukuran gawang dan bola
Gawang yang biasanya digunakan berukuran tinggi 2 meter dan lebar 5 meter. Lebih kecil dari gawang sepak bola biasanya tapi lebih besar daripada gawang futsal.
4. Pergantian pemain
Pergantian pemain menggunakan sistem roll-on roll-off (substitusi dinamis). Pemain bisa keluar masuk lapangan kapan saja tanpa harus menunggu permainan terhenti, mirip seperti aturan pada olahraga futsal.
5. Aturan offside
Tidak ada aturan offside dalam pertandingan sepak bola 7. Hal ini ditujukan agar permainan lebih terbuka sehingga tetap menghasilkan banyak gol.
Peraturan ini menjembatani celah antara futsal (yang sangat mengandalkan taktik ruang sempit di dalam ruangan) dan sepak bola biasa (yang membutuhkan fisik prima untuk menjelajah lapangan luas).
Apa yang Membedakan Kompetisi Sepak Bola 7 di Persebaya Youthcon dengan Kompetisi Lainnya?
“Dihargai.” Adalah perbedaan Persebaya7 dengan kompetisi lainnya. Setiap perjuangan peserta akan benar-benar dihargai. Tidak ada tim yang akan pulang dengan tangan kosong, karena setiap pemain akan membawa pulang medali sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras mereka. Perbedaan dengan para juara dan runner-up hanyalah pialanya saja.
Atmosfer Persebaya7 pun tak berhenti di situ. Setelah fase grup, setiap tim akan kembali dipertemukan dengan lawan yang selevel. Misal dari juara grup A, B, dan C akan dipertemukan. Begitu pula dengan urutan 2, 3, 4 akan bertemu urutan yang sama dari grup lain.
Lebih dari sekadar kompetisi, panggung Persebaya7 adalah wadah untuk mengetahui bibit-bibit unggul sedini mungkin. Persebaya Future Lab akan memantau langsung jalannya kompetisi untuk melakukan scouting. Pemain-pemain yang terpilih akan mendapatkan kesempatan emas merasakan langsung experience pelatihan di Elite Pro Academy (EPA) Persebaya!(*)